"Rezim Iran saat ini berada di titik terlemahnya sejak 1979 dan kondisinya semakin melemah," kata Waltz menyoroti soal tekanan ekonomi dan ambruknya mata uang Iran.
"Mereka (Iran) akan kembali (ke meja perundingan), yang saya harap berlangsung secara damai dan diplomatis," tambahnya.
Terkait Gaza, Waltz menggambarkan pendekatan yang dilakukan Pemerintah AS sebagai "jenis multilateralisme baru".
Dia mengatakan pembicaraan dengan Israel tentang pelaksanaan rencana 20 poin Presiden Donald Trump untuk Gaza dapat dilanjutkan setelah pemilu selesai, merujuk pada pemilu parlemen Israel pada 27 Oktober.
Rencana tersebut mencakup pembentukan pemerintahan teknokratis Palestina, rekonstruksi, dan Pasukan Stabilisasi Internasional; sementara negosiasi mengenai pelucutan senjata Hamas dan penarikan pasukan Israel masih menemui jalan buntu.