Hal itu dikhawatirkan akan terjadi pembalasan oleh Iran terhadap fasilitas minyak dan gas mereka.
Para pejabat AS itu mengatakan desakan tersebut menjadi faktor kunci dalam keputusan untuk memilih menerapkan tekanan ekonomi sebagai gantinya.
Menurut laporan tersebut, AS perlu izin dari Arab Saudi untuk menggunakan wilayah udara kerajaan tersebut guna melancarkan kembali operasi tempur besar-besaran.
Namun, Arab Saudi kemungkinan besar tidak akan setuju tanpa ada jaminan bahwa fasilitas minyaknya terlindungi.
Juru Bicara Komando Pusat AS (CENTCOM), Kapten Tim Hawkins, menolak memberikan komentar akan hal itu.