NADIKABAR.COM — Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Amerika Serikat (AS) ingin memfasilitasi putaran baru pembicaraan dengan Ukraina dan Rusia. Pembicaraan tersebut dimaksudkan untuk mengakhiri perang antara Rusia dan Ukraina yang telah berlangsung selama empat setengah tahun.

Dilansir AFP, Senin (5/10/2026), upaya perdamaian yang dipimpin AS sebagian besar mengalami kebuntuan karena perhatian Washington beralih ke konflik dengan Iran. Selain itu, ada pula laporan dari Ukraina bahwa Rusia telah meningkatkan serangan udara di seluruh wilayah negara yang dilanda perang tersebut.

"Pihak Amerika saat ini sedang menjalin komunikasi dengan Ukraina dan Rusia serta mengusulkan diadakannya pertemuan tingkat teknis dalam format trilateral pada akhir Oktober," ujar Zelensky kepada para wartawan pada hari Minggu.

Ia mengatakan telah berbicara dengan para negosiator Amerika pada hari Sabtu. "Saya menegaskan kepada mereka bahwa pihak kami siap mendukung jadwal tersebut," tambahnya.

Zelensky tidak menyebutkan di mana pembicaraan itu akan berlangsung, namun menyatakan bahwa Ukraina "terbuka untuk mengadakan pertemuan di Uni Emirat Arab atau negara lain yang diusulkan oleh pihak Amerika".

Sementara itu, bulan lalu, Kremlin menyatakan bahwa pembicaraan tiga pihak untuk mengakhiri perang dapat berlangsung pada bulan Oktober.

"Kami tidak menutup kemungkinan tersebut; kita berbicara mengenai masa depan dalam waktu dekat," demikian pernyataan juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, sebagaimana dikutip saat itu oleh kantor berita Rusia, Ria dan Tass.

Putaran-putaran pembicaraan sebelumnya gagal menghasilkan kemajuan nyata menuju perdamaian, karena Moskow enggan melunakkan tuntutan maksimalisnya untuk mengakhiri pertempuran.