NADIKABAR.COM — Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Rabu (21/10) memerintahkan staf pemerintah non-darurat AS beserta anggota keluarganya untuk meninggalkan Arab Saudi seiring meningkatnya serangan kelompok Houthi.

"Perintah ini hanya berlaku untuk Arab Saudi, bukan untuk negara-negara lain di kawasan Timur Tengah," demikian diklarifikasi juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, melalui platform X.

Langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya serangan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi, termasuk serangan yang menargetkan bandara sipil dan infrastruktur penting lainnya yang mengakibatkan korban sipil serta gangguan perjalanan yang parah, kata pejabat AS tersebut.