Ia pun menilai bahwa perdagangan dan transaksi aset digital selalu memiliki risiko tinggi jika dibandingkan dengan sistem keuangan konvensional, seperti transaksi menggunakan cek tunai.

Sementara itu, pendiri Binance Changpeng Zhao pada Kamis malam (29/10) mengonfirmasi bahwa platformnya menjadi target serangan siber. Meskipun demikian, ia mengatakan bahwa dana milik pengguna tetap aman.