NADIKABAR.COM — Harga minyak mentah dunia kembali menembus US$ 90 per barel setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara terhadap dua peluncur milik Iran di Pulau Larak, Selat Hormuz.

minyak mentah berjangka Brent melejit US$ 2,22 atau naik 2,52% menjadi US$ 90,32 per barel pada pukul 22.02 GMT, Senin (31/8). Sementara itu, minyak mentah berjangka U.S. West Texas Intermediate (WTI) ikut terkerek US$ 2,01 atau 2,41% ke level US$ 85,41 per barel.

Lonjakan harga minyak tersebut terjadi setelah militer AS secara mengejutkan melancarkan serangan udara yang menghantam dua peluncur milik Iran di Pulau Larak, Selat Hormuz pada Senin dini hari. Aksi militer tersebut dikonfirmasi pejabat pertahanan AS dan tercatat sebagai gempuran langsung pertama AS terhadap Iran sejak akhir Juli lalu.