NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan tim keamanan nasional membahas sejumlah opsi untuk melanjutkan operasi militer berskala besar terhadap Iran dalam beberapa pekan mendatang, termasuk sebelum pemilu sela AS pada 3 November 2026.

Dalam laporan NBC News yang mengutip sumber dijelaskan bahwa beberapa pejabat pemerintahan Trump membahas strategi AS terkait Iran dan Yaman di pertemuan di Camp David pekan lalu.

Setelah pertemuan tersebut, militer AS menyiapkan sejumlah opsi operasional baru untuk Trump, meskipun belum ada keputusan akhir yang diambil.

"Ada dua kemungkinan yang bisa terjadi, cara mudah atau cara yang sulit. Presiden Trump memegang kendali penuh dan akan melakukan apa pun yang terbaik bagi AS," kata seorang pejabat Gedung Putih kepada saluran berita tersebut.