Dia menjelaskan kondisi tersebut membuat jarak pandang berkurang drastis hingga kurang dari dua kilometer di beberapa daerah, seperti Pomalaa dan Baubau, yang sempat mengganggu jadwal penerbangan pesawat.

BMKG memperkirakan asap tebal mulai melanda wilayah Konawe Utara, Konawe, Kolaka Utara, Kolaka, dan Kolaka Timur pada 15 Oktober 2026. Selanjutnya meluas ke Buton Utara, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, Muna, dan Kota Kendari pada 16 Oktober, hingga ke hampir seluruh wilayah Sultra pada 17 Oktober 2026.

Selain imbauan kesehatan, BMKG meminta para pengendara jalan raya, nahkoda kapal laut, dan pilot pesawat, untuk selalu waspada serta menyalakan lampu kendaraan atau kapal jika pandangan terhalang asap pekat.