"Banyak yang asal nyelonong, kayak, 'jangan didorong-dorong ih, kegencet' gitu kan, namanya juga kan rame gitu kan, ada panas juga kayak gitu kan rame banget. Palingan itu aja sih, sama apalagi kalau lagi berdiri, kita suka didorong, gitu loh, kan jangan dekat-dekat gitu," katanya.

Elsa mengatakan beberapa celetukan asbun dari para anker. Salah satunya adalah diminta untuk bergeser karena badannya bau.

"Iya, 'jangan dorong-dorong, kalau nggak keluar aja deh kalau nggak muat' atau 'bisa geser-geseran nggak sih? Badannya bau'. Sering kan gitu namanya juga pulang kerja kan capek ya, tapi seringnya sih pada nggak mau kalah juga sih, kayak gitu ya," ungkapnya.

Penumpang lainnya, Anisa (20) mengatakan saat dirinya pulang kerja dan naik KRL di gerbong wanita. Ia mengatakan penumpang di gerbong wanita sangat apa adanya

"Pernah sih kak, jadi waktu itu kan pulang kerja, nah terus di gerbong cewek gitu kan, terus ya udahlah kalau di gerbong cewek tuh biasanya orangnya apa adanya banget gitu," kata Anisa.

Anisa menceritakan sempat ada kehebohan di gerbong wanita karena kondisi yang sudah penuh. Namun, tetap ada yang memaksa masuk hingga meminta tolong karena terjepit.