NADIKABAR.COM — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menerapkan strategi optimalisasi tahapan pekerjaan peningkatan infrastruktur dermaga di lintasan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) dengan memanfaatkan sumber daya secara efektif.

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo menyampaikan peningkatan kapasitas dermaga itu menjadi bagian dari upaya kesiapan operasional menjelang periode angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

"Langkah ini untuk memastikan kesiapan infrastruktur sejalan dengan kebutuhan layanan penyeberangan yang terus berkembang, namun tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kualitas konstruksi," kata dia dalam keterangannya yang diterima di Banyuwangi, Jatim, Rabu.

Program peningkatan kapasitas dermaga di lintasan Ketapang-Gilimanuk itu, kata Heru, direncanakan berlangsung secara bertahap pada 2026 hingga 2029.

Tahap pertama tahun ini, lanjut dia, pekerjaan difokuskan pada Dermaga Ponton Pelabuhan Ketapang dan Dermaga II Gilimanuk.