NADIKABAR.COM β Yayasan Ashoka Pembaharu Bagi Masyarakat (Ashoka Indonesia) mengumumkan 12 tim inovasi terbaik dari kategori Guru, Orang Muda, Keluarga, dan Komunitas dalam ajang Gaharu Bumi Innovation Challenge (GBIC) 2026.
βIni memberikan optimisme Indonesia bahwa masih banyak orang muda, orang tua, keluarga, yang terus-menerus memperjuangkan ruang hidup yang adil, lestari dan inklusif dengan merespons masalah-masalah konkret melalui inovasi luar biasa,β Direktur Regional Ashoka Asia Tenggara Nani Zulminarni dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.
Melalui inisiatif ini, Ashoka Indonesia berupaya menemukan dan memperkuat berbagai inovasi yang dikembangkan para pembuat perubahan di Indonesia.
Dari lebih dari 700 pendaftar, telah terpilih 12 tim inovasi terbaik dari kategori Guru, Orang Muda, Keluarga, dan Komunitas yang berasal dari sembilan provinsi di Indonesia.
βKami berharap ide-ide baru ini dapat disebarluaskan, direplikasi, dan memberikan dampak yang luas bagi semua orang,β ujar Nani.
Berikut ini adalah tiga inisiatif terbaik dari masing-masing kategori yang telah melalui seleksi bertingkat, dan dipilih oleh para panelis ahli di seleksi tahap akhir.
Kebon Tamantirto oleh Marjorie Jatining Surya dari Bantul, Yogyakarta
Taman Baca Ersalrif oleh Erna Listiani dan Salwa Amalia Kaysan dari Jakarta
Timor Moringa oleh Meybi Agnesya Lomanledo dari Kupang, NTT
SEMAI oleh Ridwan, guru SMAN 13 Wajo, Sulawesi Selatan
Rumah Karya Ilmiah Sanggau oleh Wiwin Asriningrum, guru SMPN 1 Sanggau Kalimantan Barat
Kelas Kreatif Berbasis Alam Papua oleh Refol Malimpu dari Papua Pegunungan
Buta Digital oleh Moch. Yugo Dwi Satriyo dari Surabaya, Jawa Timur
InvesKids oleh Calvin Jonathan Santoso dari Semarang, Jawa Tengah
Welas oleh Affan Nararya Alghifari & Zahra Nafiz Aulia Hasruddin dari Semarang, Jawa Tengah
Fantasi Tuli oleh Hasna Mufidah dari Jakarta
Yo'ra Hero oleh Nelda Hannia dari Lombok Utara, NTB
Ngawi Tekno oleh Fris Frins Pionirissian dari Ngawi, Jawa Timur