NADIKABAR.COM — Seorang ASN Kementerian Ekonomi Kreatif, Vanreko Varkas Bagaskara, meninggal dunia saat menjadi peserta Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan (Latsarmil Komcad) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya menyampaikan duka cita.

"Kementerian Ekraf berduka cita mendalam atas wafatnya almarhum Vanreko Varkas Bagaskara," kata Teuku melalui akun Instagramnya Selasa (29/9/2026).

Ia mendoakan mendiang Vanreko dan keluarga yang ditinggalkan. Teuku mengenang sosok Vanreko yang dinilai baik dan tekun dalam menjalani tugasnya sebagai ASN.

"Kami kehilangan Vanreko, sosok baik hati dan tekun yang telah membawa kontribusi terbaik selama menjadi ASN Kementerian Ekraf," sambungnya.

Saat ini, Teuku memastikan pihaknya terus memantau proses dan perkembangan pegawainya yang mengikuti rangkaian Komponen Cadangan (Komcad).

Kemenekraf juga memastikan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Selain itu Menekraf juga mendampingi keluarga mendiang Vanreko dari sejak menerima kabar sakit hingga prosesi pemakaman selesai.

"Kami juga memastikan pengurusan administrasi dan hak-hak mendiang Vanreko serta keluarga yang ditinggalkan terpenuhi," katanya.

Sementara itu Kepala Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif, Kiagoos Irvan Faisal, melalui keterangannya mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan dan instansi terkait dalam penanganan peristiwa ini. Pihaknya juga menghormati proses dan kewenangan pihak terkait dalam menyampaikan informasi terkait.

Sebelumnya, seorang aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Ekonomi Kreatif, Vanreko Varkas Bagaskara, meninggal dunia saat menjadi peserta Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan (Latsarmil Komcad) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Tim medis menyebutkan Vanreko mengalami penanganan darurat akibat serangan penat panas atau heatstroke.

Kepala RSAU dr Esnawan Antariksa Kolonel Kes dr Iman Fathurrohman menjelaskan peristiwa tersebut bermula pada Jumat (25/9/2026), pukul 09.30 WIB, ketika Vanreko menyelesaikan sesi pertama penutupan Latsarmil. Saat hendak memasuki sesi latihan kedua, almarhum mengeluhkan pandangan gelap serta pusing, lalu kehilangan kesadaran.

"Tim Kesehatan Pusdikkes yang bersiaga di lokasi latihan di bawah pimpinan dr Iriane Dewi segera melakukan tindakan pertolongan pertama di tempat," kata Iman dalam keterangan tertulis, Minggu (27/9).

"Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi hipotensi serta kenaikan suhu tubuh, yang mengindikasikan serangan heatstroke akibat respons fisik terhadap paparan cuaca dan kelelahan. Petugas lapangan langsung memberikan penanganan darurat berupa pendinginan/kompres dingin, resusitasi cairan infus serta terapi oksigenasi sebelum merujuk almarhum ke IGD RSAU dr Esnawan Antariksa Halim Perdanakusuma," lanjutnya.