NADIKABAR.COM — Latihan bersama TNI Angkatan Darat dan Angkatan Darat Australia "Wirra Jaya Ausindo 2026", menjadi ajang mempererat hubungan bilateral dan kerja sama pertahanan kedua negara.

"Latihan bersama ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan dan pengujian kemampuan prajurit, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan bilateral dan kerja sama pertahanan kedua negara," kata Asops Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Mahmud dalam sambutannya, pada upacara penutupan Latma Wirra Jaya Ausindo di Semarang, Jumat sore.

Menurutnya, dengan berakhirnya Latma 2026, bukan berarti berakhir pula semangat kerja sama dan persahabatan antara TNI AD dan Angkatan Darat Australia.

Lebih lanjut, Mahmud berpesan agar pengalaman selama latihan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas latihan serupa pada masa mendatang.

"Pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh selama latihan diharapkan dapat diterapkan di satuan masing-masing guna memperkuat kemampuan dan hubungan kedua negara," katanya.

Pada kesempatan itu, Mahmud juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh peserta atas dedikasi, profesionalisme, dan kontribusi mereka dalam mencapai sasaran pelatihan dan membangun hubungan kerja sama yang semakin erat.

Sementara itu, Atase Angkatan Darat Australia, Kolonel David Gandy menilai bahwa para prajurit telah menunjukkan nilai-nilai utama Angkatan Darat Australia, yakni pengabdian, keberanian, rasa hormat, integritas, dan keunggulan.

Menurutnya, Latma Wirra Jaya 2026 menjadi sarana penting untuk membangun kerja sama tim yang solid sekaligus memperkuat hubungan antara personel kedua angkatan darat.

Wirra Jaya Ausindo merupakan kolaborasi strategis antara prajurit pilihan TNI AD dan Angkatan Darat Australia yang berlangsung pada 18 September hingga 9 Oktober di Semarang, Jawa Tengah dan melibatkan sekitar 125 prajurit TNI AD dan 77 personel Angkatan Darat Australia.