NADIKABAR.COM — Delapan bandara ditutup sementara imbas erupsi Gunung Anak Krakatau. Asosiasi umrah dan haji minta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) melakukan pengecekan dan antisipasi penerbangan jemaah usai penutupan tersebut.

Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) dalam imbauannya pada Minggu (6/9/2026), minta travel anggotanya segera mengecek status penerbangan jemaah yang dijadwalkan berangkat maupun tiba melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

"Anggota HIMPUH diimbau untuk segera melakukan pengecekan status penerbangan jemaah yang berangkat atau tiba melalui Bandara Soekarno-Hatta hari ini," kata HIMPUH dalam imbauannya, dikutip dari situs HIMPUH, Senin (7/9/2026).

HIMPUH minta anggota berkoordinasi dengan maskapai terkait kemungkinan terjadinya penundaan, penjadwalan ulang, pembatalan, maupun pengalihan penerbangan. Mereka juga minta pihak travel umrah menginformasikan perkembangan penerbangan terkini kepada jemaah.

Saat ini, HIMPUH tengah melakukan pendataan travel yang terdampak penutupan bandara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.