Di bidang pendidikan, Hari Novar dari Riau menggerakkan relawan untuk memperkuat pendidikan di wilayah terpencil. Sementara itu, Ahmad Fahrezi mengolah sekitar dua ton limbah sayuran pasar per hari menjadi pupuk melalui pendekatan bioteknologi.
Penerima bidang kewirausahaan, Afif Alfianto, memberdayakan perempuan di Kebumen, Jawa Tengah, untuk mengolah biji tamanu menjadi minyak bahan kosmetik. Adapun Feri Ramanda dari Medan mengembangkan Farmloka, sistem peternakan berbasis teknologi yang telah digunakan sekitar 824 peternak.
Pada kategori Desa Sejahtera Astra, apresiasi diberikan kepada desa di Karawang, Purbalingga, Malang, dan Tanah Datar atas inisiatif di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, serta pengembangan ekosistem kopi.