β€œSementara sisanya merupakan capex rutin, yang terutama juga digunakan untuk pembelian alat berat dari bisnis kontraktor pertambangan di Grup United Tractors,” ujar Tira.

Ia melanjutkan, perseroan akan mengalokasikan sisa belanja modal secara lebih disiplin hingga akhir tahun 2026, serta memastikan belanja modal akan difokuskan untuk mendukung pertumbuhan bisnis perseroan ke depan.

β€œUntuk ke depannya, sisa belanja modal kami tentunya akan kami alokasikan untuk belanja modal yang lebih disiplin. Pastinya akan kami alokasikan untuk belanja modal yang mendukung pertumbuhan bisnis ke depannya,” ujar Tira.

Lebih lanjut, pihaknya memastikan Astra akan terus mengevaluasi penggunaan belanja modal untuk memastikan setiap investasi yang dilakukan dapat mendukung produktivitas bisnis perseroan ke depan.