"Saya belum bisa memberikan juga ya buat anak-anak ke mana-mana. Pelan-pelan saja, karena anak-anak masih masa pertumbuhan, secara mentalitas yang paling penting," terangnya.

Atalarik Syach menyadari perselisihan rumah tangga masa lalu merupakan ranah orang dewasa yang belum sepenuhnya dipahami oleh anak-anak. Ia memilih menanti sampai kedua buah hatinya cukup dewasa untuk mencerna persoalan tersebut sebelum memberikan kebebasan penuh.

"Anak-anak tuh masih belum paham permasalahan orang tua. Saat anak beranjak dewasa dan memahami semuanya tentang permasalahan dalam kehidupan ini, kehidupan berumah tangga ini, kalau mereka sudah paham, baru saya mungkin agak lebih bisa melepas gitu, doa saja," pungkasnya.