Akibat kejadian itu atap galvalum pasir, plafon PVC beserta rangka dan kursi kayu patah. Diketahui, rumah yang kejatuhan bongkahan es misterius itu kosong tidak berpenghuni.

"Untuk atap ruang tamu yang rusak seluas 1x1 meter. Kalau korban jiwa maupun luka tidak ada karena kondisi rumah memang kosong," ucapnya.

Stasiun Meteorologi Jogja menyebut fenomena bongkahan es yang merusak atap rumah warga di Pandak, Bantul terjadi saat tidak turun hujan. Selain itu, terjadi potensi gangguan atmosfer MJO spasial di pulau Jawa, namun memerlukan analisis lebih dalam lagi untuk memastikan keterkaitannya dengan es tersebut.

"Saat kejadian, dari data radar BMKG kami tidak terjadi hujan. Hujan di Pandak baru terjadi pukul 09.00 WIB dan itu hujan ringan," kata Forecaster on Duty Stasiun Meteorologi Jogja, Heri, saat dihubungi detikJogja, Senin (2/11/2026).