NADIKABAR.COM — Munculnya atlet-atlet muda peraih medali emas pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mempersiapkan regenerasi menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.
Chef de Mission (CdM) Indonesia Reda Manthovani menilai para atlet muda yang menunjukkan prestasi di Nagoya perlu mendapatkan pembinaan jangka panjang melalui pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang berkesinambungan.
"Makanya, itu menjadi salah satu cara agar si atlet-atlet ini bisa tetap konsisten," kata Reda saat menjelaskan pentingnya perpanjangan pelatnas di Nagoya, Jepang, Jumat malam.
Salah satu atlet muda yang mencuri perhatian adalah I Kadek Dwi Purwana Yasa, pelempar cakram asal Bali yang meraih emas nomor F57 putra sekaligus memecahkan rekor dunia.