NADIKABAR.COM — Atlet panjat tebing Indonesia, Raharjati Nursamsa, meraih medali perak pada seri penutup World Climbing Series di Santiago, Chile, Minggu (25/10/2026). Ia finis di posisi kedua setelah kalah cepat dari atlet China, Yicheng Zhao, pada babak final nomor speed.

Atlet yang akrab disapa Ujrang itu bersaing ketat dengan Zhao. Keduanya mencatatkan waktu yang berdekatan, tetapi Ujrang harus puas di posisi kedua setelah dua kali menekan titik finis.

Zhao menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 4,74 detik. Sementara itu, Ujrang membukukan waktu 5,06 detik, sebagaimana tertuang dalam rilis pers Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).