Taj Yasin yang juga Ketua Panitia Besar Porprov XVII Jawa Tengah 2026 menegaskan penyelenggara telah melakukan sejumlah tahapan sebelum pertandingan, termasuk memastikan atlet terdaftar dalam perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Meski demikian, ia menilai evaluasi tetap diperlukan, terutama untuk perlombaan yang berlangsung di laut terbuka.

"Ini menjadi evaluasi kami untuk memastikan keselamatan atlet benar-benar dijaga. Karena perlombaan ini dilakukan di laut. Aspek keamanan atlet harus betul-betul diperhatikan," kata Taj Yasin.

Pada kunjungannya, Taj Yasin juga bertemu langsung dengan ayah Syabilla, Ajar Tri Raharjo, yang masih berduka atas kepergian putri keduanya tersebut.

Ajar mengatakan dirinya dan keluarga telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas. Namun, ia berharap Pemprov Jateng dan panitia Porprov melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.