"Kepergian almarhumah menjadi duka mendalam bagi keluarga, insan olahraga, dan masyarakat Kabupaten Jepara. Prestasi serta semangat juangnya akan selalu menjadi kenangan dan kebanggaan bagi Jepara," ucap Pemkab Jepara.
Menurut Kapolrestabes Semarang, Kombes Erling Tan Jaya, berdasarkan laporan tim medis dan panitia, Syabilla meninggal saat lomba karena kelelahan. Syabilla sempat melambaikan tangan saat lomba putaran kedua sekitar pukul 09:00 WIB, namun tetap melanjutkan perlombaan.
"Pada putaran ketiga, korban mulai tenggelam dan terlihat tidak bergerak. Melihat kejadian itu, saksi [yang bertugas] langsung bergerak cepat melakukan pertolongan dan mengevakuasi korban ke tepi area renang," ucap Erling Tan Jaya.
Setelah dievakuasi, Syabilla mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10:00 WIB setelah mendapatkan pertolongan di rumah sakit.