NADIKABAR.COM — Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) tengah mengkaji rencana penghentian jaringan 2G di Indonesia sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital.
Ketua ATSI Marwan O. Baasir dalam wawancara di Bandung, Minggu, mengatakan rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan awal bersama pemerintah karena sebagian masyarakat masih mengandalkan jaringan 2G untuk layanan telepon dan pesan singkat.
"Kita masih membahas di tahap awal ke pemerintah. Karena kan sebetulnya kalau ekosistem digital dikejar dipercepat, tentunya kita harus mulai mempersiapkan diri. Kira-kira kapan dan insentif program apa yang akan dilakukan," kata Marwan.
Menurut dia, penghentian jaringan 2G bertujuan agar spektrum frekuensi pada pita 900 MHz yang saat ini digunakan untuk layanan 2G dapat direalokasikan guna mendukung teknologi yang lebih sesuai dengan perkembangan digital, seperti 4G dan 5G.
ATSI memperkirakan proporsi pengguna jaringan 2G masih sekitar 8 hingga 10 persen dari total pengguna layanan seluler di Indonesia.