NADIKABAR.COM — Indonesia berhasil menghentikan impor tujuh komoditas pangan utama di era Presiden Prabowo Subianto. Hal ini terjadi setelah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) bergerak cepat memangkas ratusan aturan ruwet yang selama ini menghambat produksi nasional.
Zulhas mengatakan salah satu tugas utama Kemenko Pangan adalah memastikan program-program pemerintah berjalan maksimal tanpa terkendala tumpang tindih aturan.
"Menko Pangan itu tugasnya mengawal dan memastikan program ini berhasil. Itu tugas saya. Oleh karena itu banyak bottlenecking antara pemerintah daerah pusat atau antarkementerian itu," kata Zulhas kepada NadiKabar di acara Zulhas Bikin Jelas, beberapa waktu lalu.
Zulhas mencontohkan masalah pupuk yang selama ini menjadi penyebab utama Indonesia sulit mencapai swasembada. Pada era sebelumnya, terdapat 145 aturan yang membuat penyerapan pupuk di tingkat petani sangat minim.
"Misalnya saya ambil contoh, kenapa kita bisa cepat swasembada pangan? Kita pelajari masalahnya. Dulu, kenapa nggak pernah swasembada pangan? Wah, pupuk, kita lihat paparan pupuk, ruwet aturannya. Pupuk cuma terserap 6 juta ton di 2024," ungkapnya.