NADIKABAR.COM — Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mendesak Amerika Serikat (AS) untuk meredakan ketegangan atau deeskalasi dalam perang dengan Iran menyusul kekalahan Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu AS.

Albanese menyebut hasil pemilu tersebut sangat signifikan dan mengatakan bahwa hal itu menjadi salah satu topik utama pembahasan para pemimpin dalam Pertemuan Kepala Pemerintahan Persemakmuran (CHOGM), menurut laporan Australian Broadcasting Corporation pada Sabtu.

Partai Demokrat berhasil menguasai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS dan memenangkan mayoritas jabatan gubernur di negara bagian dalam pemilihan paruh waktu yang berlangsung Selasa.

“Baik terkait inflasi dalam perekonomian global maupun kebutuhan akan pengaturan perdagangan bebas, setiap negara dalam CHOGM ingin melihat perang berakhir dan Selat Hormuz dibuka kembali,” kata Albanese.