NADIKABAR.COM — Mathew Baker dilaporkan menolak rayuan Federasi Sepak Bola Australia demi Timnas Indonesia, sebab status kewarganegaraannya belum terkunci.
Kabar pendekatan Australia mengemuka melalui unggahan akun Australia Fut di media sosial X. Australia dikabarkan berusaha membujuk pemuda 17 tahun milik Melbourne City tersebut.
Kendati terus dirayu, pemain berpostur 176 sentimeter itu mengambil sikap tegas. Mathew memilih untuk tetap mempertahankan keputusannya membela Timnas Indonesia.
"Tampaknya Australia mencoba mendekati Mathew Baker untuk membujuknya bermain bersama mereka, meskipun bek kiri Melbourne City ini sudah debut bersama Indonesia," tulis @AustraliaFut.
"Respons dari pemain asal Melbourne tersebut adalah tetap bertahan membela negara ibunya," lanjut akun tersebut tanpa menyebutkan sumber pasti informasi tersebut.
Namun, ini mempertegas komitmen Mathew yang sebelumnya menolak panggilan Australia U-17 pada 2024. Kala itu ia memilih fokus melanjutkan kariernya bersama Garuda Muda usai Piala AFF U-16.
Pada tingkat senior, Mathew sebenarnya sudah mengantongi debut bersama Timnas Indonesia. Ia tampil sebagai pemain pengganti saat laga uji coba melawan Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Meski sudah melakoni debut, status Mathew di panggung internasional secara aturan FIFA belum terkunci. Hal itu dipengaruhi faktor usianya yang masih 17 tahun serta status laga debut.
Regulasi FIFA memberi ruang bagi pemain di bawah usia 21 tahun untuk mengaktifkan perpindahan asosiasi sekali seumur hidup. Aturan ini memungkinkan pemain berpaspor ganda mengubah komitmen.
Celah aturan ini sempat dimanfaatkan mantan pemain Timnas Indonesia U-17, Noha Pohan Simangunson. Ia resmi pindah asosiasi dari PSSI ke Federasi Sepak Bola Finlandia pada akhir September 2026.