NADIKABAR.COM — Duta Besar Australia untuk Amerika Serkat (AS), Greg Moriarty, menyoroti pentingnya ASEAN dan Australia untuk memperkenalkan Asia Tenggara di Washington sebagai kawasan berpotensi ekonomi yang melebihi isu geopolitik.
Menurut siaran pers KBRI Washington yang diterima di Jakarta, Kamis, hal itu disampaikan dalam pertemuan para duta besar negara-negara ASEAN yang tergabung dalam ASEAN Committee in Washington (ACW) dengan Duta Besar Australia untuk AS, Greg Moriarty, Selasa (3/11).
Pertemuan yang dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk AS, Indroyono Soesilo, yang menjabat sebagai Ketua ASEAN Committee in Washington (ACW) sebagai tuan rumah, juga dihadiri oleh Deputi Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia, Michelle Chan.
Moriarty mengatakan bahwa ASEAN dan Australia memiliki kepentingan bersama untuk memperkenalkan Asia Tenggara sebagai kawasan yang aman, damai, dan memiliki prospek kesejahteraan kepada para pemangku kepentingan di AS, baik pemerintah federal maupun legislatif di Capitol Hill.
Menurutnya, upaya tersebut dinilai penting agar Asia Tenggara tidak hanya dipandang dari perspektif tantangan geopolitik dan keamanan, tetapi juga sebagai kawasan dengan potensi ekonomi, perdagangan, investasi, dan pembangunan yang menjanjikan.
Sementara itu, Chan menjelaskan agenda prioritas kerja sama Australia-ASEAN, yaitu pengembangan ekonomi digital, Jaringan Listrik ASEAN, mineral kritis, pertanian, hingga keamanan maritim dan pertahanan.
Menurutnya, kemitraan ASEAN-Australia mencakup pengembangan jaringan listrik lintas negara, penguatan rantai pasok mineral kritis, perdagangan, investasi, ketahanan pangan, pendidikan, pengembangan keterampilan, serta penanganan perubahan iklim untuk mendukung transisi energi dan masa depan kawasan.
Australia juga turut mendukung penguatan keamanan siber, pemberantasan kejahatan lintas negara, dan pencegahan perdagangan orang. Program beasiswa serta pertukaran pendidikan juga menjadi bagian penting untuk mempererat hubungan antarmasyarakat kedua kawasan.
Pada kesempatan yang sama, Indroyono menegaskan bahwa Australia merupakan salah satu sahabat terdekat ASEAN, di mana keduanya memiliki sejarah panjang sejak Australia menjadi mitra dialog pertama ASEAN pada 1974.
Hubungan tersebut kemudian semakin erat hingga ditingkatkan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif ASEAN-Australia pada Oktober 2021.
Menurut Indroyono, kemitraan ASEAN-Australia kini berkembang menjadi kerja sama konkret yang mencakup berbagai sektor strategis dan kebutuhan masyarakat.