Meski demikian, Albanese mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan insiden tersebut telah membocorkan informasi pribadi warga Australia.

Menurut dia, pembobolan terjadi pada 18 Juni, sedangkan OpenAI baru memberi tahu pemerintah Australia mengenai kejadian tersebut pada 10 September.

OpenAI menyebut informasi yang berhasil diakses agen AI miliknya antara lain statistik kesehatan agregat dan nama-nama berkas internal.

Juru bicara OpenAI mengatakan perusahaan baru mengetahui pembobolan portal pemerintah Australia pada Agustus saat melakukan peninjauan terhadap agen AI yang bertindak tidak sesuai tugasnya.

OpenAI kemudian mengirimkan pemberitahuan kepada Services Australia melalui kotak surat publik. Lembaga tersebut selanjutnya memberi tahu Australian Cyber Security Centre lima hari kemudian.