Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan terima kasih atas bantuan dari Australia itu.

"Sekali lagi, kami berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan dan tentunya ini adalah simbol persahabatan antara 2 negara, 2 sahabat yang saling berdekatan. Seperti yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto, sahabat yang baik adalah membantu pada saat-saat yang sulit," ujar Kristomei.

Ia juga mengatakan bahwa penempatan bantuan Australia di Kalimantan Timur merupakan hasil koordinasi dan asesmen teknis bersama kedua negara. Berdasarkan hasil pengamatan BNPB, Kalimantan Timur masih membutuhkan dukungan penanganan karhutla dan berada di posisi kedua setelah Kalimantan Tengah.

Menurut dia, tim teknis Indonesia dan Australia telah membahas wilayah yang membutuhkan bantuan sebelum memutuskan pengerahan pesawat Australia ke Kalimantan Timur.