"Untuk pengemudi luka ringan, untuk kernet juga luka ringan. Jadi ada tiga. Untuk pengendara motor dalam kondisi kritis," kata dia.
Pada akhirnya, pengendara motor meninggal akibat luka-luka yang dideritanya.
Bambang mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kecelakaan. Namun, diduga sopir truk lalai saat berusaha mendahului kendaraan lain di marka tidak terputus.
Terpisah, Kepala Ruang Jenazah RSUD Pandan Arang, Suranto, mengungkap korban tewas teridentifikasi bernama Marwoto, warga Karangnongko, Klero, Tengaran, Kabupaten Semarang.
"Iya (korban meninggal dunia). Luka (bakar) di kaki," kata Suranto.