Korban diketahui tewas di dalam toilet setelah ditenggelamkan beberapa kali ke dalam ember oleh AR. Setelah itu, keduanya menggunakan taksi online membawa jasad korban ke Palmerah.
Dari Palmerah, keduanya berjalan kaki ke arah Bendungan Hilir. Di sana mereka menemukan tanah kosong dan menguburkan jasad korban yang dibungkus kantong kresek.
"Korban dikubur di wilayah Benhil di tanah kosong. Nah, kami menemukan itu sudah dalam keadaan terkubur dengan kantong kresek, seperti itu. Dan untuk pengurukannya sendiri itu tidak sampai 50 cm," jelasnya.
Setelah menguburkan jasad bayi tersebut, keduanya kembali ke toilet tersebut untuk mengambil barang yang ketinggalan. Di sisi lain, saksi yang sudah curiga dengan kedua pelaku ini dan akhirnya diamankan.
"Setelah pelaku kembali ke lokasi untuk mengambil pakaian, jadi di situ diamankan oleh warga. Pada saat kejadian itu, diamankan warga, berkoordinasi dengan cepat karena kedekatan masyarakat dengan polisi itu, lalu kami langsung melakukan penahanan terhadap terduga pelaku, kedua terduga pelaku," tuturnya.