"Ternyata pagi hari ini bertambah hotspot-nya. Fire spot-nya dicek kembali tadi saya sudah sampaikan pada Kepala BPBD. Relatif ya, relatif oke," ujar Menhut Raja Antoni.
Seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri hingga masyarakat diminta secara bersama-sama untuk berpartisipasi mengatasi karhutla.
"Jadi semua saya harap, Pemda, TNI, Polri, termasuk masyarakat, diharapkan bersama-sama berpartisipasi untuk mengatasi persoalan karhutla ini," kata Menhut.
Pelaksanaan OMC dilakukan sebagai salah satu upaya membantu penanganan karhutla di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya aktivitas kebakaran di sejumlah wilayah Jambi.
Dengan masih adanya potensi awan hujan hingga awal September, BMKG dan satgas akan mengoptimalkan pelaksanaan OMC sebelum peluang pertumbuhan awan hujan diperkirakan menurun.
Program tersebut akan terus disesuaikan dengan kondisi atmosfer dan keberadaan awan yang memenuhi syarat untuk dilakukan penyemaian.
"Selama masih ada potensi awan hujan, kita akan terus optimalkan penyemaian. Tim akan bergerak berdasarkan kondisi atmosfer dan keberadaan awan yang memungkinkan untuk dilakukan penyemaian," ujar Staf Perwakilan Deputi Modifikasi Cuaca BMKG Jaka Anugerah Ivan Davinski.