Menurut dr Maya, berdasarkan data di Indonesia, ada dua penyebab paling signifikan yang merusak pembuluh darah: hipertensi dan merokok.
Kombinasi kedua faktor ini akan mempercepat kerusakan arteri koroner secara fatal.
"Hipertensi bikin pembuluh darahnya kaku, tidak fleksibel. Merokok juga sama, bikin kaku, bikin dinding pembuluh darahnya jadi sensitif. Kalau makanannya berlemak dan tinggi gula, tambah berproses dia, menyebabkan plak atau kalsifikasi," imbuhnya.
Jika mengalami gejala samar seperti dada tidak nyaman yang disertai keringat dingin, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, serta mulailah memodifikasi gaya hidup dengan berhenti merokok dan mengontrol asupan gula serta lemak.