Singgih menilai proses reka ulang kasus pembunuhan anaknya itu begitu detail meski kejadiannya telah setahun berlalu. Dia menduga pembunuhan itu telah direncanakan.

"Kita lihat dari awal waktu di kos-kosan tersebut semuanya bisa dipraktikkan dengan sangat detail. Dia masih ingat semua, sampai kejadian di sini pun masih ingat semua selama satu tahun. Jadi pendapat kami sepertinya sudah direncanakan," ujar dia.