"Tolong, mohon hukuman untuk tersangka bisa seadil-adilnya. Tolong jangan ada permainan di belakang untuk meringankan tersangka. Kami sudah mengalami hukuman yang sangat berat selamanya. Saya harapkan hukuman yang seadil-adilnya dan seberat-beratnya untuk tersangka," ujar Singgih.
Menurut Singgih, pelaku pantas mendapat hukuman mati, sesuai dengan perbuatannya yang telah membunuh Mozza. Kendati demikian, ia menyerahkan semua prosesnya kepada aparat yang berwenang.
"Karena hukuman Allah yang lebih baik dari segala-galanya Saya yakin hukuman Allah lebih baik dan juga pasti kepolisian lebih baik, kejaksaan, pengadilan bisa menghukum dia lebih baik lagi," ujar dia.
Singgih turut menyampaikan rasa terima kasih kepada polisi yang telah mengungkap kasus ini. Ia berharap aparat dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam menangani aduan masyarakat.
"Untuk kepolisian, saya berterima kasih banyak sudah membantu kami dari awal sampai akhir. Terutama untuk Resmob Polres Semarang yang kinerjanya sangat luar biasa dengan membantu kami sampai diketemukan putri kami dan untuk Polda Jawa Tengah juga yang telah menerima laporan aduan kami, kami berterima kasih sekali," kata Singgih.
"Saya harap jika masalah ini di satu tempat, saya harap semua kepolisian Indonesia bisa bekerja sama membantu. Bisa mengupayakan semua apa yang dirasakan para korban yang mengadu kepada jenengan semua," sambungnya.