NADIKABAR.COM — Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong akhirnya diperiksa penyidik kepolisian terkait kasus dugaan menganiaya staf PPPK Paruh Waktu, Yuli Nofita Sari (29). Pemeriksaan ini sekaligus menandai babak baru kasus tersebut sebab Andi Tenri sebelumnya mangkir dari panggilan penyidik.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ananda Gunawan mengatakan Andi Tenri memenuhi panggilan penyidik pada Senin (7/9). Andi Tenri mendatangi Polres Bone malam-malam.

"Jadi minta malam itu untuk segera dilakukan pemeriksaan, sehingga kami langsung melakukan pemeriksaan kepada Ibu Ketua," ujar AKP Ananda Gunawan kepada NadiKabar, Senin (8/9).

Andi Tenri dicecar sekitar 20 pertanyaan oleh penyidik Polres Bone. Pertanyaan yang diberikan kepada Andi Tenri sekaitan dengan kasus dugaan penganiayaan terhadap stafnya.

"Kurang lebih ada 20 pertanyaan yang kami tanyakan kepada Ibu Ketua. (Terkait pelemparan terhadap korban?) Iya benar, terkait yang di permasalahan tersebut," bebernya.

Setelah pemeriksaan yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam itu, Andi Tenri langsung meninggalkan Polres Bone. Selanjutnya Andi Tenri disebut menuju ke Makassar.

"Kemarin setelah magrib sampai jam sembilanan lewat (pemeriksaan). Setelah selesai itu Ibu Ketua informasi langsung ke Makassar," sebut Ananda.

Karena pemeriksaan selesai, penyidik kini menunggu kesediaan korban untuk pemeriksaan psikiater di Makassar. Selain itu, tim penyidij juga menunggu hasil pemeriksaan CCTV di Laboratorium Forensik (Labfor) Makassar.