"Iya sih, susah ya kalau untuk di sinetron atau film, kebanyakan kan mereka maunya yang tanpa hijab ya. Ya otomatis sih susah sekarang. Dan kalaupun ada peran yang pakai hijab, itu perannya tuh hanya sedikit, terbatas, nggak banyak," kata Baby.

Meski begitu, ia mengaku tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut. Setelah menikah, Baby kini mengatakan lebih ingin memprioritaskan keluarga dan anak-anak.

"Jadi ah ya sudahlah, toh sekarang juga sudah punya suami gitu kan, mau ngapain lagi sih. Sekarang aku lebih fokus ke keluarga saja dan untuk anak-anak," ujarnya.

Dalam perjalanan mengenakan hijab, Baby juga berusaha menemukan gaya busana yang sesuai dengan kepribadiannya. Ia menyadari rasa nyaman menjadi salah satu kunci agar dirinya bisa konsisten berhijab.

"Ya memang pas pakai hijab kayak gitu tuh, gimana sih caranya aku pengin biar aku suka, aku nyaman pakai hijab tuh gimana sih caranya? Akhirnya aku mikir, 'Oh, aku harus pakai baju yang aku suka, yang style aku banget'," jelasnya.

Baby kemudian mulai mencari pakaian muslim yang tetap fashionable dan sesuai dengan gayanya. Menurutnya, cara tersebut membuat dirinya lebih percaya diri dan perlahan terbiasa dengan penampilan barunya.

"Jadi aku cari baju-baju yang lucu-lucu, yang aku suka, yang fashionable gitu, yang aku pede pakainya gitu kan. Tapi tetap fashion. Setelah aku pakai, aku pede, akhirnya aku lama-lama jadi nyaman untuk memakai pakaian muslim dan berhijab kayak gitu," lanjut Baby.

Lantas, bagaimana nasib pakaian-pakaian seksi yang sebelumnya menjadi bagian dari gaya Baby Margaretha? Ia mengaku sebagian besar pakaian tersebut sudah diberikan kepada teman-temannya yang belum berhijab.