NADIKABAR.COM — Membaca dzikir seusai melaksanakan sholat wajib lima waktu merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah). Selain menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, merutinkan dzikir setelah sholat fardhu memiliki keutamaan besar sebagai pelebur dosa serta pemicu datangnya ketenangan jiwa.

Rasulullah SAW memberikan teladan langsung mengenai urutan dzikir yang dibaca setelah salam. Bagaimanakah bacaan dan urutan dzikir setelah sholat wajib 5 waktu sesuai sunnah?

Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa mengingat-Nya, terutama setelah selesai mendirikan sholat. Hal ini diabadikan dalam Surah An-Nisa ayat 103:

فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ

Artinya: "Apabila kamu telah menyelesaikan sholat, berdzikirlah kepada Allah (mengingat dan menyebut-Nya), baik ketika kamu berdiri, duduk, maupun berbaring...."

Mengutip kitab Al-Adzkar karya Imam an-Nawawi, dalam riwayat Imam Muslim melalui sahabat Ibnu Abbas RA, disebutkan

"Bahwa mengangkat suara dengan mengucapkan dzikir ketika orang-orang selesai dari sholat fardu merupakan kebiasaan di zaman Rasulullah SAW."

Mengutip buku Panduan Sholat Wajib & Sunnah Sepanjang Masa Rasulullah SAW karya Ustadz Arif Rahman, buku Doa dan Wirid karya Yazid bin Abdul Qadir Jawas, serta kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, berikut urutan dzikir harian sesudah sholat fardhu:

Setelah mengucapkan salam, disunnahkan membaca istighfar 3 kali dilanjutkan dengan doa keselamatan:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ (3x) اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ

Astaghfirullah (3x). Allahumma antas-salamu wa minkas-salamu tabarakta ya dzal-jalali wal-ikram.

Artinya: "Aku memohon ampunan kepada Allah (3 kali). Ya Allah, Engkau adalah Maha Sejahtera dan dari-Mu kesejahteraan, Maha Suci Engkau wahai Rabb Pemilik Keagungan dan Kemuliaan."