NADIKABAR.COM — Doa menyembelih ayam dan ketentuannya sesuai syariat perlu dipahami muslim. Sebagaimana diketahui, Islam secara khusus memerintahkan muslim menyembelih binatang agar makanannya tergolong halal.

Orang yang menyembelih hewan pun harus paham tata caranya sesuai syariat Islam. Allah SWT berfirman dalam surah Al An'am ayat 121,

وَلَا تَأْكُلُوْا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللّٰهِ عَلَيْهِ

Artinya: "Janganlah kamu memakan sesuatu dari (daging hewan) yang (ketika disembelih) tidak disebut nama Allah."

Imam Syafi'i dalam kitab Al Umm terjemahan Fuad Syaifudin Nur mengatakan penyembelihan harus dilakukan menggunakan benda yang bisa menumpahkan darah serta memutus urat leher sekaligus bagian yang harus disembelih, yaitu kerongkongan dan tenggorokan.

"Kesempurnaan dzakah (penyembelihan) dengan empat perkara: tenggorokan, kerongkongan, dan dua urat leher. Batas minimal dzakah yang sudah cukup ada dua: yaitu tenggorokan dan kerongkongan," jelas kitab tersebut.

Berikut bacaan doa menyembelih ayam yang dikutip dari buku Du'a al-Anbiya karya Dr Mustafa Murad terjemahan Fauzi Bahreisy.

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allahumma hadzihi minka wa ilaika fataqabbal minnii yaa kariim

Artinya: "Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada-Mu. Karenanya Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku."

Muslim harus mengawali doa menyembelih ayam dengan bacaan basmalah. Jika sudah, barulah membaca doa menyembelih ayam seperti bacaan di atas.

Setelahnya, bersiap untuk menyembelih ayam. Pisau yang digunakan harus tajam agar tidak menyiksa hewan.

Dinukil dari buku Fikih Niat karya H Ahmad Ahyar dan Ahmad Najibullah, berikut tata cara menyembelih ayam.

Berikut beberapa sunnah menyembelih hewan yang dikutip dari buku Perbandingan Mazhab Fiqh: Penyesuaian Pendapat di Kalangan Imam Mazhab susunan H Syaikhu dan buku Panduan Ringkas Ibadah Qurban oleh Wahyu Dwi Prasetyo.