Pasalnya, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengenal makanan khas Vietnam. Karena itu penyesuaian rasa juga dilakukan agar makanan Vietnam lebih mudah diterima lidah orang Indonesia.

Meski begitu, cita rasa keduanya dinilai tidak terlalu berbeda karena sama-sama berasal dari Asia. Setelah mencicipinya, banyak pelanggan ternyata cocok dengan rasa makanan Vietnam.

Pho Wagyu Beef menjadi salah satu menu yang bisa dicoba (Rp58.000). Kuahnya terasa ringan, tapi tetap kaya rempah. Saat disesap lebih dalam, ada jejak rasa manis tipis dan gurih yang tertinggal di lidah.

Potongan wagyunya empuk dengan porsi cukup besar. Mienya kenyal lembut, sementara daun ketumbar memberi sensasi segar pada setiap suapan.

Ada juga Saigon Fried Rice Chicken seharga Rp43.000. Nasi gorengnya berwarna hijau dan disajikan dengan telur mata sapi, timun, tomat, kerupuk, ayam crispy, serta acar.

Rasanya gurih dengan aroma smokey yang cukup terasa. Acar dan pelengkap lainnya memberi sentuhan segar yang membuat rasanya semakin seimbang.

Sebagai pendamping atau camilan, jangan lewatkan menu banh mi di sini. Salah satu varian yang jadi favorit adalah Beef Ham Banh Mi dibanderol Rp43.000.

Baguettenya yang renyah mengapit isian irisan daging sapi (beef) serta sayuran. Isiannya cukup melimpah dengan aroma yang harum dan sayurannya segar.