NADIKABAR.COM — Pop kesayanganmu tampil di atas panggung dengan aksesori mungil yang tampak seperti mutiara menempel di daun telinga mereka?
Aksesori itu ternyata bukan sekadar perhiasan biasa, melainkan ear seeds, tren perawatan diri yang banyak diandalkan para idol untuk meredakan rasa cemas hingga demam panggung sebelum tampil di hadapan penggemar.
Di balik estetikanya, muncul pertanyaan: bagaimana bisa stiker biji kecil di telinga berdampak pada tingkat stres di otak? Apakah ada mekanisme biologis nyata saat kita menekan telinga, atau semuanya hanya efek bentukan pikiran?
Psikiater dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), dr Lahargo Kembaren, SpKJ menjelaskan cara kerja ear seeds dari sudut pandang neuroanatomi hingga psikologi sebagai berikut.
Secara anatomi, daun telinga manusia bukanlah sekadar jaringan kulit dan tulang rawan yang pasif.
Area telinga luar, terutama bagian lekukan dalam (concha) dan benjolan depan (tragus) mendapatkan persarafan langsung dari auricular branch of the vagus nerve, salah satu cabang saraf vagus utama.