Data PISA 2025 kemudian diambil pada bulan April-Mei tahun 2025. Tahun ini, sebanyak 760 ribu murid dipilih sebagai sampel dari 33 juta siswa.

Adapun moda tes menggunakan Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT). Rahmawati, mengatakan sekolah di Indonesia sebagian menggunakan CBT.

"Beberapa lain data yang dikumpulkan, kita biasanya hanya mengetahui bisa itu hasil capaian sains, membaca, matematika tapi sebenarnya juga ada kuesioner yang diberikan kepada kepala sekolah dan murid ini untuk memberikan gambaran tentang latar belakang, kebiasaan, persepsi, sikap, dan hal lainnya," ujarnya.

Data kemudian diolah oleh OECD dan dibagikan pada Selasa, 8 September 2026.