Bahlil membantah narasi yang belakangan beredar bahwa ia terlibat dalam penyadapan ini. Ia membantah informasi yang menyebut dirinya ikut dalam rapat dengan para terduga pelaku tepat sebelum para jenderal itu ditangkap.

Bahlil menyebut para penyebar isu sebagai pihak yang memanfaatkan ruang demokrasi dengan kebablasan.

"Kalau memang ada rapat itu siapa aja, dibuka aja. Karena saya merasa tidak pernah melakukan itu," ucap Bahlil.