NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Investasi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendorong peningkatan ekspor bernilai tambah tinggi melalui hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam (SDA) untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Bahlil mengatakan, pengelolaan sumber daya alam secara optimal menjadi salah satu langkah strategis Indonesia untuk menjadi negara maju sekaligus memastikan kekayaan nasional memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

"Saat ini pemerintah menggalakkan ekspor yang bernilai tambah tinggi dengan hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam Indonesia. Hilirisasi merupakan kunci untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi nasional," kata Bahlil pada pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu.

Selain memperkuat hilirisasi, Bahlil menekankan pentingnya memperluas akses pasar produk Indonesia ke negara-negara internasional, khususnya di kawasan Afrika, Amerika Latin, Asia Selatan, dan Eropa Timur.

Menurut dia, perluasan akses pasar tersebut perlu didukung melalui perjanjian perdagangan bebas atau free trade agreement (FTA) agar produk Indonesia semakin berdaya saing di pasar global.