Produksi FPU Jangkrik saat ini berada di kisaran 550 MMSCFD. Setelah peresmian tersebut, Bahlil memperkirakan kapasitas produksi FPU Jangkrik menyentuh level 700–750 MMSCFD.
Bahlil lantas menyoroti blok-blok lainnya yang akan dikembangkan oleh ENI, seperti sumur Geliga-1 di Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur, yang berpotensi menambah produksi gas Indonesia ke depannya.
“Di 2028–2029, total produksi kita nanti untuk gas itu mencapai sekitar 3 ribu MMSCFD, dan untuk kondensat itu kurang lebih sekitar 130 ribu barel per hari,” ucap Bahlil.
Oleh karena itu, ia menyampaikan apresiasinya kepada ENI dan Searah yang menggarap proyek gas JNE#6 dan Fasilitas Produksi Lapangan Maha-South Hub. Adapun nilai investasi dari proyek yang saat itu diresmikan oleh Bahlil kurang lebih sekitar 840 juta dolar AS.