NADIKABAR.COM β Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengatakan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat akan meresmikan program listrik desa tahun 2025, dengan lokasi peresmian direncanakan di Sulawesi.
"Program tahun 2025 yang akan segera diresmikan oleh Bapak Presiden, waktunya dalam waktu dekat, ya. Kemungkinan besar kita akan lakukan di Sulawesi," kata Bahlil usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Dia mengatakan terdapat sekitar 1.400 titik yang akan diresmikan oleh Presiden Prabowo. "Ada sekitar 1.413 titik yang akan diresmikan dalam waktu dekat ini," ujar dia.
Dia mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan akses listrik bagi desa dan dusun yang belum teraliri listrik.
Bahlil menyebut masih terdapat hampir 11.000 desa dan dusun yang belum memiliki akses listrik.
Selain melaporkan perkembangan listrik desa, Menko Bahlil juga menyampaikan perkembangan pabrik baterai hasil kerja sama CATL dengan Antam. Pabrik yang peletakan batu pertamanya dilakukan Presiden Prabowo setahun lalu itu disebut sudah mulai berproduksi.
βDalam waktu dekat akan diresmikan karena pabriknya sudah mulai produksi,β kata Menko Bahlil.
Menko Bahlil menjelaskan kehadiran fasilitas tersebut menambah jajaran pabrik baterai kendaraan listrik di Indonesia. Ia menyebut tiga pabrik, yakni fasilitas milik Hyundai, pabrik yang telah diresmikan di Halmahera dengan investasi dari RRT, serta pabrik kerja sama CATL dan Antam.
Menurut Bahlil, perkembangan tersebut menunjukkan semakin terintegrasinya ekosistem baterai kendaraan listrik di Indonesia, mulai dari pertambangan, pengolahan mineral, hingga produksi sel baterai. Ia juga menilai integrasi rantai produksi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong hilirisasi.
βMungkin tidak banyak negara yang memiliki ini. Nah ini bagian daripada ikhtiar untuk melakukan hilirisasi,β tutur Menko Bahlil.