Pertama, Program Listrik Desa (Lisdes) yang berfokus pada pembangunan dan perluasan jaringan infrastruktur kelistrikan ke wilayah-wilayah pelosok yang belum terjangkau grid PLN. Kedua, Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), yakni pemberian sambungan listrik gratis langsung ke rumah-rumah warga kurang mampu.

Pemerintah terus menaikkan target akselerasi penanganan desa berlistrik setiap tahunnya. Pada 2025, sasaran penanganan difokuskan pada sekitar 1.400 desa, kemudian target tersebut akan ditingkatkan secara signifikan pada 2026 dan 2027 melalui sinergi ketat antara pemerintah daerah dan PT PLN (Persero).

Bahlil optimistis melalui kolaborasi lintas sektor dan fokus program Lisdes serta BPBL, ketimpangan akses energi di wilayah kepulauan seperti Maluku dapat terselesaikan secara bertahap hingga tuntas pada 2030.