Melalui tema 'Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas', peringatan tahun ini mengajak para santri untuk meneruskan semangat perjuangan para pendahulu dengan cara yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Menurut dia, perjuangan santri tidak lagi hanya dimaknai sebagai upaya mempertahankan kemerdekaan sebagaimana dilakukan para pendahulu, tetapi juga melalui penguasaan pengetahuan, pemanfaatan teknologi, pengembangan inovasi, dan penjagaan akhlak mulia.
"Jika dahulu para santri menguatkan negeri dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan maka hari ini santri harus menguatkan negeri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan tentu saja akhlak mulia," ujarnya.
Nasaruddin menekankan tantangan zaman memang berubah, tetapi semangat pengabdian kepada negeri tercinta ini, bagi seorang santri, tidak boleh padam.