NADIKABAR.COM — Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia Syahganda Nainggolan akan menyiapkan tim khusus untuk mempelajari dampak algoritma serta akal imitasi (AI) yang dinilai sering mendistorsi pesan dan pemikiran Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat.
"Tantangan terbesar pada komunikasi itu adalah soal algoritma, soal AI dan lain-lain. Jadi kita akan masuk juga ke sana," kata Syahganda di Istana Negara Jakarta, Jumat.
Ia menilai bahwa pikiran-pikiran yang disampaikan Presiden pada dasarnya bersifat konstitusional. Namun, kehadiran teknologi digital sering kali menimbulkan distorsi sebelum gagasan tersebut dapat dipahami secara utuh oleh publik.