NADIKABAR.COM — Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) resmi menghentikan sementara seluruh izin dan kegiatan syuting serta penyelenggaraan acara (event) di kawasan wisata Gunung Bromo dan sekitarnya. Kebijakan tegas ini diambil demi meminimalkan risiko kebakaran hutan yang kian meningkat akibat kondisi cuaca kemarau ekstrem.

Berdasarkan surat pengumuman resmi nomor PG.21/T.8/BIDTEK/HMS.01.07/B/09/2026 yang diterbitkan pada 7 September 2026, kondisi vegetasi di kawasan TNBTS saat ini tercatat sangat kering. Hal itu ditempatkan dalam status kerawanan kebakaran hutan tingkat tinggi.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha menjelaskan bahwa penghentian aktivitas ini mencakup seluruh kegiatan komersial maupun non-komersial, baik dari pengelola jasa wisata, event organizer, hingga production house.